pembukaan Perlombaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Provinsi Riau

Kamis, 16 September 2021 Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Ibu Chairani, S.STP, M. Si didampingi Kepala Bidang Bidang Pemberdayaan Masyarakat Adriyani,SH dan Kepala Seksi Pembinaan dan Partisipasi Masyarakat Ulfa Rani,SE menghadiri pembukaan perlombaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Provinsi Riau yang diadakan di Kantor Kelurahan Tangkerang Labuai Kota Pekanbaru. Ditunjuknya Tangkerang Labuai sebagai tempat pembukaan lomba BBGRM ini alasannya adalah karena Kelurahan Tangkerang Labuai sebagai pemenang lomba BBGRM Tingkat Kota Pekanbaru.

Perlombaan yang dimulai pukul 09.00 WIB dibuka langsung oleh Bapak Wali Kota H. Ayat Cahyadi, S.Si, dalam kesempatan ini Bapak H. Ayat Cahyadi menyampaikan dukungannya kepada Kelurahan Tangkerang Labuai sebagai perwakilan Kota Pekanbaru dalam ajang perlombaan ini agar dapat maksimal dalam menampilkan profil kelurahan dan semua unsur yang menunjang terkait tentang penilaian lomba BBGRM ini, besar harapan beliau agar Kelurahan Tangkerang Labuai dapat menjadi perwakilan Provinsi Riau dalam lomba Tingkat Nasional nantinya. Bapak Wakil Wali kota juga mengingatkan kepada semua yang hadir pada kesempatan ini bahwanya semangat Gotong Royong didalam hidup bermasyarakat harus dapat selalu dilestarikan dan dapat tentu nya ditingkatkan, terutama dimasa pandemi seperti saat sekarang ini, banyak masyarakat yang masih sangat membutuhkan uluran tangan dan bantuan dari semua pihak bukan hanya pemerintah tapi juga tetangga terdekat.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) terbaik tingkat Provinsi Riau Bapak Andres Ilahargon, S.STP, bahwa Kelurahan Tangkerang Labuai sebagai wakil dari Kota Pekanbaru sudah layak dan siap untuk dinilai. Adapun Empat bidang Kriteria Perlombaan yang disampaikan oleh salah satu tim juri dalam kesempatan kali ini diwakili oleh Bapak Andres Ilahargon, S. STP adalah Bidang Kemasyarakatan, Bidang Sosial Budaya dan Keagamaan, Bidang Ekonomi, Dan Bidang Lingkungan Hidup. Tim Juri dari pemerintahan Provinsi Riau yang dibawa kali ini berjumlah 7 orang dan dibagi tugas penilaiannya sesuai bidang kategori tersebut.

Gotong Royong itu sendiri merupakan kegiatan kerja sama dalam berbagai bidang pembangunan yang di arahkan pada penguatan persatuan dan kesatuan masyarakat dalam pembangunan, Gotong Royong merupakan tradisi dan budaya masyarakat Indonesia yang sudah menjadi warisan turun temurun dari generasi ke generasi terdahulu. Nilai – nilai gotong royong yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat sebagai bagian dari system nilai budaya bangsa, yang perlu dilestarikan secara berdaya guna dan berhasil guna untuk memperkuat intergritas sosial masyarakat di Desa dan Kelurahan serta memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nilai – nilai gotong royong dan keswadayaan membuat masyarakat senantiasa hidup rukun di setiap komunitas lokal, bersama – sama mengembangkan kehidupan keluarga dan kerabat, serta bahu membahu dalam membangun kehidupan bersama. Kearifan nilai – nilai sosial budaya dalam aspek bergotong royong dan keswadayaan patut dijaga, di pelihara dan di kembangkan agar masyarakat bersinergi, berpartisipsi dan berkeberdayaan menuju Bangsa yang Mandiri dan Sejahtera. Dalam rangka memperkuat integritas sosial, integritas bangsa dan memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui pendayagunaan dan pelestarian nilai – nilai gotong royong yang tumbuh dan berkembang serta mengakar dalam kehidupan masyarakat kita sebagai bagian Budaya Bangsa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *